Pajak Parkir

PAJAK PARKIR

Pengertian Pajak Parkir :
  1. Parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang tidak bersifat sementara
  2. Pajak Parkir adalah Pajak atas penyelenggaraan tempat parkir di luar badan jalan, baik yang disediakan berkaitan dengan pokok usaha, termasuk penyediaan tempat penitipan kendaraan bermotor
  3. Objek Pajak Perkir adalah Objek Pajak Parkir adalah penyelenggaraan tempat parkir di luar badan jalan, baik yang disediakan berkaitan dengan pokok usaha maupun yang disediakan sebagai suatu usaha, termasuk penyediaan tempat penitipan kendaraan bermotor
  4. Penyelenggara Parkir adalah Setiap orang atau Badan yang menyelenggarakan Tempat Parkir
  5. Badan adalah Sekumpulan orang dan atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha, meliputi Perseroan Terbatas, Perseroan Komanditer, Perseroan Lainnya, Badan Usaha Milik Negara atau Daerah dengan Nama dan dalam Bentuk apapun,Firma, Kongsi, Koperasi, Dana Pensiun, Persekutuan, Perkumpulan, Yayasan, Organisasi Massa, Organisasi Sosial Politik atau Organisasi yang sejenis, Lembaga, Bentuk Usaha Tetap dan Bentuk Badan lainnya

Tarif Pajak Parkir :

  1. Besarnya tarif pajak untuk setiap kendaraan bermotor ditetapkan sebesar 30 % (tiga puluh persen) dari jumlah pembayaran atau tarif jasa tempat parkir.
  2.  Harga karcis jasa parkir ditetapkan oleh Bupati sudah termasuk pajak parkir atas permohonan penyelenggara/ pengelola tempat parkir.
  3. Sebelum karcis tanda pembayaran jasa parkir dipergunakan kepada pemakai jasa parkir, pengelola/ penyelenggara tempat parkir diwajibkan melegalisasi/ memporporasi karcis tanda pembayaran jasa parkir kecuali yang menggunakan mesin komputerisasi parkir atau sejenisnya kepada Pemerintah Daerah.

Wilayah Pungutan, Masa Pajak, Perhitungan dan Saat Pajak Terutang :

  1. Pajak yang terutang di pungut di Wilayah Kabupaten Sanggau.
  2. Masa Pajak Parkir adalah 1 (satu) bulan kalender setelah pembayaran kepada Penyelenggara Hiburan
  3. Besarnya Pokok pajak Hiburan yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif  Pajak