Pajak Hiburan

PAJAK HIBURAN

Pengertian Pajak Hiburan :
  1. Objek Pajak Hiburan adalah Jasa Penyelenggaraan Hiburan dengan dipungut bayaran
  2. Subjek Pajak Hiburan adalah orang pribadi atau badan yang menikmati hiburan
  3. Pajak Hiburan adalah Pajak atas penyelenggaraan hiburan
  4. Masa Pajak Hiburan adalah jangka waktu tertentu yang lamanya 1 (satu) bulan kalender
  5. Hiburan adalah semua jenis tontonan, pertunjukan, permainan dan/ atau keramaian yang dinikmati dengan dipungut bayaran.
  6. Karaoke Keluarga adalah tempat hiburan yang tidak menjual minuman yang beralkohol.
  7. Penyelengara Hiburan adalah perorangan atau Badan yang menyelenggarakan hiburan baik untuk dan atas
  8. namanya sendiri untuk dan atas nama pihak lain yang menjadi tanggungannya.
  9. Penonton atau pengunjung adalah setiap orang yang menghadiri suatu hiburan untuk melihat dan atau mendengar atau menikmatinya atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh penyelenggara hiburan kecuali penyelenggara, karyawan, artis dan petugas yang menghadiri untuk melakukan tugas pengawasan.
Jenis Pajak Hiburan :
  1.  Tontonan film
  2. Pagelaran kesenian, musik, tari, dan/ atau busana
  3. Kontes kecantikan, binaraga, dan sejenisnya
  4. Pameran
  5. Diskotik, karaoke, klab malam, dan sejenisnya
  6. Sirkus, akrobat, dan sulap
  7. Permainan bilyar, golf dan bowling
  8. Pacuan kuda, kendaraan bermotor, dan permainan ketangkasan
  9. Panti pijat, refleksi, mandi uap/ spa, dan pusat kebugaran (fitness center)
  10. Pertandingan olahraga

Tarif Pajak Hiburan 

  1. Untuk jenis pertunjukan dan keramaian umum yang menggunakan sarana film di bioskop ditetapkan :
    1. Film Impor sebesar 30 % ( tiga puluh persen );
    2. Film Nasional sebesar 20 % (dua puluh persen);
  2. Untuk pertunjukan kesenian antara lain kesenian tradisional, pertunjukan sirkus, pameran kesenian, pameran busana, kontes kencantikan sebesar 10 % (sepuluh persen).
  3. Untuk pertunjukan / atau pergelaran music dan tari ditetapkan sebesar 10 % (sepuluh persen).
  4. Untuk diskotik, disko bar ditetapkan sebesar 35 % (tiga puluh lima persen).
  5. Untuk karoke ditetapkan sebesar 25 % (dua puluh lima persen).
  6. Untuk klab malam ditetapkan sebesar 35 % (tiga puluh lima persen).
  7. Untuk permainan biliard ditetapkan 15 % (lima belas persen).
  8. Untuk panti pijat ditetapkan sebesar 10 % (sepuluh persen).
  9. Untuk permainan ketangkasan dan sejenisnya ditetapkan sebesar 20 % (dua puluh persen).
  10. Untuk mandi uap dan sejenisnya ditetapkan sebesar 20 % (dua puluh persen).
  11. Untuk pertandingan olahraga ditetapkan sebesar 10 % (sepuluh persen).

Wilayah Pungutan, Masa Pajak, Perhitungan dan Saat Pajak Terutang :

  1. Pajak Hiburan yang terutang dipungut dalam wilayah Kabupaten Sanggau.
  2. Masa Pajak Hiburan adalah 1 (satu) bulan kalender setelah pembayaran kepada Penyelenggara Hiburan.
  3. Besarnya Pokok pajak Hiburan yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif  Pajak.