PAJAK RESTORAN

PAJAK RESTORAN

Pajak Restoran

Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 5 Tahun 2010 Tentang Pajak Daerah.

Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2011, tentang Pajak Restoran.

 

Pasal 8

Restoran adalah fasilitas penyedia makan dan minuman yang dipungut bayaran, yang mencakup juga rumah makan, kafetaria, kantin, warung, bar, dan sejenisnya termasuk jasa boga/ katering.

Pajak Restoran dipungut pajak atas pelayanan yang disediakan oleh restoran.

  • OBJEK PAJAK

  1. Objek Pajak Restoran adalah pelayanan yang disediakan oleh restoran.

  2. Pelayanan yang disediakan restoran meliputi :

    1. Pelayanan penjualan makanan dan/atau minuman yang dikonsumsi oleh pembeli, baik dikonsumsi ditempat pelayanan maupun ditempat lain.

  3. Tidak termasuk objek Pajak Restoran sebagaimana dimaksud pada angka (1), adalah:

    1. Pelayanan yang disediakan restoran atau rumah makan yang pengelolaannya satu manajemen dengan hotel;

    2. Pelayanann yang disediakan oleh restoran yang nilai penjualannya (peredaran usaha) tidak melebihi Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) per tahun.

  • SUBJEK PAJAK

Subjek Pajak Restoran adalah orang pribadi atau badan yang membeli makanan dan/ atau minuman dari restoran.

  • WAJIB PAJAK

Wajib Pajak Restoran adalah orang pribadi atau badan yang mengusahakan restoran.

  • DASAR PENGENAAN PAJAK

Dasar pengenaan Pajak Restoran adalah jumlah pembayaran yang diterima atau seharusnya diterima restoran.

  • TARIF PAJAK

Tarif Pajak Restoran ditetapkan sebesar 10 % (sepuluh persen).

Pasal 12

  1. Berdasarkan pokok Pajak Restoran yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif sebagaimana dasar pengenaan pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10.

  2. Pajak Restoran yang terutang dipungut terhadap restoran yang berlokasi di wilayah Kabupaten Sanggau.